Belajar Mandarin dengan guru native Tiongkok

[row][column size=”8″]

Mempelajari pengucapan yang tepat dengan dialek native

Berbeda dengan Bahasa Indonesia, setiap kosakata Mandarin diucapkan dengan nada. Pengucapan nada yang kurang tepat akan menghasilkan arti berbeda. Cara pengucapan akan menjadi kebiasaan yang sulit diubah, karena itu sangatlah penting untuk mempelajari pengucapan yang benar.

Sejak kelas pertama di Pandarin, kamu akan dilatih untuk mendengarkan dan bercakap-cakap dengan guru native. Secara otomatis kamu akan terbiasa mengucapkan Mandarin dengan tepat serta mendapatkan dialek native.

[/column][column class=”large-3 offset-1″]

[/column][/row]

[row][column size=”8″]

Terdorong untuk selalu menggunakan Mandarin

Jika kamu belajar dengan guru dari Indonesia, seringkali tanpa sadar kamu sedang membicarakan suatu hal dengan Bahasa Indonesia. Hal ini tidak akan terjadi jika kamu belajar dengan guru native Tiongkok. Kamu akan terdorong untuk menggunakan Mandarin baik saat pelajaran maupun di luar jam kursus.

Pada awalnya kamu mungkin kesulitan mengutarakan hal tertentu. Guru native Pandarin akan membantu sehingga kamu bisa semakin lancar serta menambah kosakata diluar buku cetak.

[/column][column class=”large-3 offset-1″]

[/column][/row]

[row][column size=”8″]

Memahami kebiasaan berbahasa dan budaya Tiongkok.

Saat mempelajari Bahasa Mandarin, kamu akan menemui beberapa kosakata memiliki arti yang sama. Kata-kata tersebut biasanya digunakan pada situasi yang berbeda. Guru native dapat menjelaskan kosakata mana yang lebih sering digunakan di Tiongkok.

Kamu juga akan mendapatkan informasi dan cerita menarik seputar budaya Tiongkok. Etika dan pemilihan kata perlu diperhatikan terutama saat kamu menggunakan Mandarin dalam berbisnis.

[/column][column class=”large-3 offset-1″]

[/column][/row]

Punya pertanyaan? Cek FAQ dibawah atau hubungi kami di (024) 3510643

 

[faq title=”Apa perbedaan guru native dengan guru lokal (non-native)?”]

Dalam pelajaran bahasa, guru native memiliki keunggulan yaitu penguasaan materi dan pengucapan yang tepat. Menurut Pandarin, guru harus sabar saat menjelaskan, rajin mempersiapkan materi pelajaran dan aktif mengembangkan metode belajar. Tidak semua native speaker bisa menjadi guru bahasa yang baik karena mereka belum memenuhi kriteria tersebut.

Dalam situasi tertentu, guru native dan guru lokal tidak jauh berbeda, misalnya jika kamu tinggal di Singapura. Dari segi kemampuan berbahasa, guru lokal Singapura tidak kalah dari guru native Tiongkok. Guru lokal Singapura tumbuh dalam lingkungan berbahasa Mandarin.

Lingkungan berbahasa Mandarin di Indonesia sangat sedikit, sehingga guru-guru lokal Indonesia jarang mendapatkan kesempatan berbahasa Mandarin. Karena sejak kecil telah terbiasa berbahasa Indonesia, bahasa Mandarin mereka terpengaruh. Pengaruh bahasa lain dapat mengacaukan pengucapan dan tata bahasa Mandarin dan menjadi kebiasaan yang sulit diubah.

[/faq]

[faq title=”Bagaimana kalau saya tidak memahami penjelasan guru native?”]

Segera tanyakan pada guru. Jika kamu masih di tingkat dasar, kamu bisa menggunakan Bahasa Indonesia untuk bertanya. Pandarin menyadari pentingnya pemahaman murid sehingga guru native mendapatkan pelatihan agar bisa berbahasa Indonesia.

Dimulai dari tingkat menengah, seluruh penjelasan guru native akan menggunakan Mandarin. Sebisa mungkin gunakan Mandarin saat bertanya dan menjawab. Dengan begitu kamu akan cepat lancar dalam percakapan.

[/faq]

[faq title=”Apakah Mandarin bisa dipelajari secara otodidak (tanpa guru)?”]

Kamu bisa mempelajari Mandarin secara otodidak melalui buku atau video. Di era teknologi ini kamu bisa mendapatkan materi Mandarin lewat internet. Kamu bisa belajar reading, writing, dan listening. Kamu tetap memerlukan orang lain untuk mendengar dan melatih pengucapan kamu. Untuk itu kamu memerlukan guru bahasa.

Dasar pengucapan Mandarin sangat berbeda dengan Bahasa Indonesia. Awal-awal pelajaran Mandarin adalah saat paling penting dimana pengucapan kamu akan menjadi kebiasaan. Di Pandarin kamu akan dibimbing oleh guru native sejak kelas pertama. Dengan begitu kamu akan terbiasa dengan pengucapan yang tepat.

Setelah kamu menguasai dasar Mandarin, kamu dapat mempelajari kosakata dan tata bahasa berikutnya dengan lebih mudah dan cepat. Untuk melatih kemampuan listening, Pandarin menyarankan agar kamu menonton film atau mendengarkan musik Mandarin.

Kunjungi Youtube channel Pandarin

[/faq]

Sertifikasi Guru Mandarin